Jakarta, 23 September 2026
— PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat hubungan dan engagement
dengan para pemangku kepentingan di lingkungan bisnis, termasuk Building
Management (BM). Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan BM HRB
Semanggi Community Gathering yang diselenggarakan pada Rabu, 23 September
2026, sebagai ruang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antara Manajemen
Witel Jakarta Inner dan HOTD Semanggi dengan Building Management HRB Semanggi.
Kegiatan yang berlangsung pukul
11.00–13.00 tersebut dihadiri oleh GM Witel Jakarta Inner Muhammad Yusuf,
Manager Witel Business Service Triawan Setiadi, HOTD Semanggi Ganang Afif
Rijazim, serta DLO Jakarta Inner Fadhi Muhammad. Kegiatan ini secara khusus
mempertemukan jajaran manajemen Telkom dengan BM HRB Semanggi dalam suasana
yang lebih informal dan komunikatif.
Community gathering menjadi salah
satu bentuk pendekatan Telkom dalam menjaga hubungan baik dengan Building
Management yang selama ini menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran
aktivitas bisnis dan operasional Telkom di lingkungan gedung. Melalui pertemuan
secara langsung, Telkom dapat membuka ruang komunikasi yang lebih dekat
sekaligus memahami kebutuhan, masukan, serta dinamika yang berkembang di
lingkungan gedung.
Bagi Telkom, hubungan dengan
Building Management tidak hanya berkaitan dengan aspek operasional, tetapi juga
menjadi bagian dari upaya membangun partnership yang berkelanjutan.
Interaksi yang terjaga secara konsisten diharapkan dapat menciptakan komunikasi
yang lebih terbuka, memperkuat koordinasi, serta membangun pemahaman bersama
antara Telkom dan pengelola gedung.
GM Witel Jakarta Inner,
Muhammad Yusuf, menyampaikan bahwa kegiatan gathering menjadi momentum
penting untuk menjaga hubungan dan komunikasi yang telah terjalin dengan
Building Management.
“Kegiatan ini menjadi momentum
bagi kami untuk terus menjaga silaturahmi dan engagement dengan Building
Management HRB Semanggi. Bagi Telkom, hubungan yang baik dengan BM merupakan
bagian penting dalam menciptakan kolaborasi yang harmonis. Kami berharap
komunikasi yang terjalin tidak hanya mendukung kelancaran operasional, tetapi
juga dapat membuka ruang kolaborasi dan sinergi yang memberikan manfaat bagi
kedua pihak.”
Lebih lanjut, kegiatan tersebut
juga menjadi ruang bagi Telkom untuk membangun hubungan yang lebih personal
dengan para Building Management. Suasana yang lebih santai memungkinkan terjadinya
komunikasi dua arah yang lebih terbuka, sehingga berbagai kebutuhan maupun
potensi kolaborasi dapat dibicarakan secara lebih fleksibel.
Sementara itu, Manager Witel
Business Service, Triawan Setiadi, turut memperkuat komunikasi dengan BM
HRB Semanggi melalui pendekatan yang berorientasi pada hubungan jangka panjang.
Engagement dengan Building Management dinilai menjadi salah satu bagian penting
dalam membangun ekosistem bisnis yang saling mendukung, khususnya dalam menjaga
kualitas hubungan dengan stakeholder di lingkungan kerja Telkom.
Kegiatan BM HRB Semanggi
Community Gathering juga mencerminkan komitmen Telkom untuk tidak hanya
berfokus pada penyediaan layanan dan solusi digital, tetapi juga membangun
hubungan yang kuat dengan berbagai pihak yang menjadi bagian dari ekosistem
bisnis perusahaan. Hal ini sejalan dengan pendekatan Telkom dalam membangun
hubungan yang saling memberikan manfaat dengan stakeholder melalui berbagai
kanal komunikasi dan engagement.
Melalui kegiatan serupa, Telkom akan
terus menjaga komunikasi dan engagement dengan Building Management di berbagai
lokasi operasional. Hubungan yang dibangun secara konsisten diharapkan dapat
menjadi fondasi bagi terciptanya koordinasi yang semakin baik, sinergi yang
berkelanjutan, serta peluang kolaborasi baru antara Telkom dan Building
Management.
Tentang Telkom Indonesia
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
(Telkom) merupakan perusahaan telekomunikasi digital yang terus bertransformasi
dalam menghadirkan layanan konektivitas dan solusi digital bagi masyarakat,
dunia usaha, serta berbagai sektor industri. Dalam menjalankan bisnisnya,
Telkom terus membangun kolaborasi dengan berbagai stakeholder untuk menciptakan
ekosistem digital yang inklusif dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pihak.







.jpeg)


