JABARAKTUAL.COM, SEPANG, 1 November 2026 — Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil finis di posisi kedua pada balapan Moto3 Grand Prix Malaysia 2026 di Sirkuit Internasional Sepang, Minggu (1/11). Membela Honda Team Asia, Veda mencatatkan hasil positif dengan menyelesaikan balapan 3,734 detik di belakang pemenang, M. Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team.
Berdasarkan hasil balapan, M. Quiles menempati posisi pertama dengan catatan waktu 33 menit 7,634 detik. Veda Pratama menyusul di posisi kedua, sementara A. Carpe dari Red Bull KTM Ajo melengkapi tiga besar dengan selisih 4,184 detik dari pemenang.
Hasil tersebut menempatkan Veda di podium kedua pada seri Malaysia. Pencapaian ini menjadi hasil penting bagi pembalap Indonesia tersebut dalam persaingan Moto3 musim 2026, sekaligus menunjukkan kemampuannya bersaing dengan para pembalap di barisan depan.
Di belakang tiga pembalap teratas, H. Danish dari AEON Credit–MT Helmets–MSI finis di posisi keempat, diikuti D. Almansa dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP di posisi kelima. J. Esteban dari LEVEL UP–MTA menempati posisi keenam, sementara A. Fernandez dari Leopard Racing finis ketujuh.
Tambahan poin dari hasil finis kedua di Sepang juga memperkuat posisi Veda dalam klasemen sementara kejuaraan dunia Moto3 2026. Berdasarkan klasemen yang dilampirkan, Veda mengoleksi 131 poin dan menempati posisi ketujuh, naik satu peringkat dibandingkan posisi sebelumnya.
Dalam klasemen tersebut, M. Quiles masih memimpin dengan 376 poin, disusul D. Almansa dengan 228 poin. B. Uriarte dan A. Carpe masing-masing mengumpulkan 205 poin, sementara A. Fernandez berada di posisi kelima dengan 157 poin.
Hasil di Malaysia menjadi modal positif bagi Veda untuk menghadapi seri-seri berikutnya. Dengan persaingan klasemen yang masih berlangsung, konsistensi meraih poin akan menjadi faktor penting dalam upayanya memperbaiki posisi pada akhir musim.
Keberhasilan Veda finis kedua di Moto3 Malaysia 2026 sekaligus menjadi kabar menggembirakan bagi penggemar balap motor Indonesia. Performa tersebut mempertegas kehadiran pembalap Indonesia dalam persaingan kejuaraan dunia dan membuka peluang untuk terus membukukan hasil kompetitif pada seri selanjutnya.







.jpeg)
.jpeg)










