Monday, August 31, 2026

Kota Bandung Defisit Rp180 Miliar Jelang APBD Perubahan 2026


JABARAKTUAL.COM, BANDUNG — Pemerintah Kota Bandung menghadapi defisit anggaran sebesar Rp180 miliar menjelang pengesahan APBD Perubahan 2026. Kondisi tersebut membuat Pemkot Bandung harus kembali melakukan penyesuaian terhadap sejumlah pos belanja daerah.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan rancangan anggaran perubahan telah dibahas, tetapi masih terdapat kekurangan sekitar Rp180 miliar. Pemerintah kota kini harus mencari strategi untuk menutup kekurangan tersebut agar pengelolaan keuangan daerah tetap berjalan.

Sebelumnya, Kota Bandung mengalami defisit anggaran sekitar Rp300 miliar. Kondisi tersebut salah satunya dipengaruhi berkurangnya APBD sekitar Rp600 miliar sebagai dampak pemangkasan dana transfer daerah.

Untuk menyesuaikan kondisi fiskal, Pemkot Bandung telah memangkas sejumlah pos belanja pada APBD 2026 dengan nilai sekitar Rp300 miliar. Namun, penyesuaian tersebut belum sepenuhnya menutup kebutuhan anggaran sehingga defisit masih muncul dalam rancangan APBD Perubahan 2026.

Farhan menyebut sejumlah program dan pengadaan harus kembali dievaluasi. Beberapa pos anggaran pada Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) serta Dinas Perhubungan (Dishub) menjadi bagian yang terdampak penyesuaian anggaran.

Salah satu pengadaan yang terpaksa ditunda adalah kendaraan listrik untuk penyapu jalan. Pemkot Bandung berencana mengajukan kebutuhan tersebut melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 kepada Kementerian Lingkungan Hidup.

Di sisi lain, penerimaan Dana Bagi Hasil (DBH) yang diterima Kota Bandung juga belum sesuai target. Dari target DBH sebesar Rp91 miliar, pemerintah kota baru menerima sekitar Rp9 miliar hingga akhir Agustus 2026.

Dengan kondisi tersebut, Pemkot Bandung harus menentukan prioritas belanja dan mencari sumber pendanaan alternatif untuk menjaga program pelayanan publik tetap berjalan. Pembahasan APBD Perubahan 2026 menjadi penting karena keputusan yang diambil akan menentukan langkah pemerintah kota dalam menghadapi defisit Rp180 miliar tersebut.

Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Ambruk Saat Diresmikan Bupati

 


JABARAKTUAL.COM, PANGANDARAN — Jembatan Gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, mengalami kerusakan fatal sesaat setelah diresmikan Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, Minggu (30/8/2026). Jembatan tersebut tiba-tiba anjlok ketika rombongan mencoba melintasinya.

Peristiwa terjadi setelah prosesi peresmian selesai. Saat itu, sekitar 50 orang berada di atas jembatan, termasuk Bupati Citra Pitriyami, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ling Ling Nugraha Senjaya, serta Dandim 0626 Pangandaran Letkol Czi Citra Kurniawan.

Jembatan tersebut dilaporkan mengalami anjlok secara tiba-tiba setelah salah satu angkur atau konstruksi pengikat patah. Dugaan awal menyebut insiden dapat berkaitan dengan kelebihan beban, namun penyebab pasti kerusakan masih dalam proses penyelidikan.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sejumlah orang dilaporkan mengalami luka ringan, termasuk Kepala Dinas Pekerjaan Umum yang disebut mengalami luka lecet. Bupati Pangandaran juga sempat mengalami syok dan memar pada bagian tangan akibat terkena kawat.

Jembatan Gantung Pongpet memiliki panjang sekitar 60 meter dengan ketinggian sekitar 30 hingga 40 meter dari permukaan sungai. Infrastruktur tersebut dibangun untuk menghubungkan Desa Margacinta dan Desa Cibanten di Kecamatan Cijulang dengan Desa Cimindi di Kecamatan Cigugur.

Keberadaan jembatan itu sebelumnya diharapkan dapat memperlancar akses masyarakat sekaligus mendukung aktivitas wisata menuju Kampung Budaya Desa Margacinta. Karena itu, kerusakan yang terjadi sesaat setelah peresmian menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat setempat.

Kabag Humas Pemda Pangandaran Raden Detty Marieta membenarkan kejadian tersebut. Ia memastikan kondisi Bupati Citra Pitriyami dalam keadaan sehat dan telah kembali beraktivitas normal setelah sempat mengalami syok akibat insiden tersebut.

Penyebab pasti ambruknya Jembatan Gantung Pongpet masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut. Evaluasi terhadap konstruksi, material, hingga kapasitas beban diperlukan untuk mengetahui penyebab kejadian sekaligus memastikan aspek keselamatan sebelum jembatan kembali digunakan masyarakat.

KPK Geledah Disdikbud Kabupaten Bogor, Bawa 2 Koper

 


JABARAKTUAL.COM, BOGOR — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bogor, Jumat (28/8/2026). Penggeledahan tersebut berkaitan dengan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait pemotongan upah pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Tim penyidik KPK tiba di Kantor Disdikbud Kabupaten Bogor pada Jumat siang. Proses penggeledahan berlangsung selama lebih dari dua jam dengan pengamanan aparat kepolisian dari Satuan Brimob.

Setelah menyelesaikan penggeledahan, penyidik KPK terlihat membawa dua koper berwarna hitam dari kantor tersebut. Barang-barang yang dibawa diduga berupa dokumen dan barang bukti yang berkaitan dengan perkara yang sedang disidik.

Barang bukti hasil penggeledahan selanjutnya dibawa menuju Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut. Penggeledahan tersebut menjadi bagian dari proses penyidikan yang tengah dilakukan lembaga antirasuah.

Kasus tersebut merupakan rangkaian penyidikan setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang berkaitan dengan dugaan pemotongan upah pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor. Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan uang tunai sekitar Rp1,5 miliar yang diduga berkaitan dengan perkara.

Sehari sebelum penggeledahan Disdikbud, penyidik KPK juga mendatangi dua kantor pemerintah lainnya di Kabupaten Bogor, yakni Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Dari rangkaian penggeledahan tersebut, KPK telah mengamankan uang tunai serta sejumlah dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara. Namun, hingga Jumat sore, KPK belum secara resmi mengumumkan tersangka dalam kasus dugaan pemotongan upah pegawai tersebut.

KPK diperkirakan akan menyampaikan perkembangan penanganan perkara, termasuk konstruksi kasus dan status hukum pihak-pihak yang terlibat, melalui keterangan resmi. Penyidikan masih berlangsung dan seluruh pihak tetap harus mengedepankan asas praduga tak bersalah sampai adanya putusan hukum yang berkekuatan tetap.

Sunday, August 30, 2026

945 Siswa SDN 026 Bojongloa Direlokasi ke SDN 148 Cibaduyut

 


JABARAKTUAL.COM, BANDUNG — Sebanyak 945 siswa SDN 026 Bojongloa, Kota Bandung, akan direlokasi sementara ke SDN 148 Cibaduyut. Relokasi dilakukan sebagai bagian dari penyelesaian persoalan lahan yang menimpa SDN 026 Bojongloa dan untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan.

SDN 148 Cibaduyut telah dipilih sebagai lokasi sementara bagi para siswa SDN 026 Bojongloa. Pihak SDN 148 menyatakan telah menyiapkan skema pembelajaran untuk menampung ratusan siswa tambahan tanpa menghentikan kegiatan belajar siswa yang sudah bersekolah di sana.

Kepala SDN 148 Cibaduyut Nana Suryana mengatakan sekolahnya memiliki 14 ruang kelas dengan jumlah sekitar 741 siswa. Pihak sekolah telah memetakan penggunaan ruang kelas dan jadwal belajar agar proses relokasi dapat berlangsung dengan tertib.

Untuk mengakomodasi siswa dari dua sekolah, kegiatan belajar nantinya dibagi menjadi dua sesi. Siswa SDN 148 Cibaduyut dijadwalkan belajar pada pagi hari, sedangkan siswa SDN 026 Bojongloa mengikuti pembelajaran pada siang hingga sore hari.

Skema yang disiapkan menempatkan siswa SDN 148 Cibaduyut belajar sekitar pukul 07.00 hingga 13.00 WIB. Sementara itu, siswa SDN 026 Bojongloa direncanakan mengikuti kegiatan belajar mulai pukul 13.00 hingga 17.00 WIB.

Relokasi ini dilakukan setelah persoalan sengketa lahan SDN 026 Bojongloa berkembang hingga memerlukan langkah pemindahan sementara. Pemerintah Kota Bandung kemudian menyiapkan SDN 148 Cibaduyut sebagai tempat agar hak siswa untuk tetap mendapatkan pendidikan tidak terganggu.

Pihak SDN 148 Cibaduyut juga menyatakan kesiapan dari sisi guru dan siswa. Proses penyesuaian dilakukan secara bertahap, termasuk simulasi dan pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa SDN 026 Bojongloa yang akan mengikuti kegiatan belajar di lokasi tersebut.

Relokasi tersebut bersifat sementara sambil Pemerintah Kota Bandung menyiapkan penyelesaian jangka panjang terkait SDN 026 Bojongloa. Pemerintah juga perlu memastikan pembangunan dan penyediaan fasilitas pendidikan baru dapat berjalan sehingga kegiatan belajar siswa nantinya dapat kembali berlangsung dalam kondisi yang lebih permanen.

MotoGP Aragon 2026: Marc Márquez Juara, Hat-trick Kemenangan di Aragon


JABARAKTUAL.COM
— Marc Márquez kembali menjadi juara MotoGP Aragon 2026. Pembalap Ducati itu berhasil finis terdepan dalam balapan yang berlangsung di MotorLand Aragon, Minggu (30/8/2026), sekaligus mencatatkan kemenangan ketiga secara beruntun di Grand Prix Aragon.

Márquez harus menghadapi persaingan ketat sejak awal balapan. Marco Bezzecchi sempat mengambil alih posisi terdepan setelah start, sementara Márquez juga sempat mendapat tekanan dari Jorge Martin dan Pedro Acosta. Namun, pembalap bernomor 93 itu mampu kembali mengambil posisi terdepan.

Momen penting terjadi pada lap keenam. Márquez berhasil menyalip Bezzecchi setelah pertarungan sengit di trek lurus. Pedro Acosta juga memanfaatkan situasi tersebut untuk melewati Bezzecchi, sehingga persaingan tiga pembalap terdepan mulai terbentuk.

Setelah mengambil alih posisi pertama, Márquez perlahan membangun jarak. Pada lap ke-13 dan ke-14, ia mampu mencatatkan waktu di kisaran satu menit 46 detik dan memperlebar keunggulan atas Acosta hingga sekitar satu detik.

Márquez akhirnya menyentuh garis finis sebagai pembalap pertama. Pedro Acosta finis di posisi kedua, sedangkan Marco Bezzecchi melengkapi podium di posisi ketiga. Jorge Martin harus puas finis di posisi kelima.

Kemenangan ini menjadi yang ketiga secara beruntun bagi Márquez di Grand Prix Aragon. Hasil tersebut juga menjadi kemenangan kedelapannya di sirkuit MotorLand Aragon dan semakin memperkuat catatan impresifnya di lintasan tersebut.

Sebelum memenangi balapan utama, Márquez juga keluar sebagai pemenang Sprint Race MotoGP Aragon pada Sabtu (29/8/2026). Tambahan poin dari akhir pekan tersebut membuat total koleksi poinnya menjadi 237, hanya berjarak 19 poin dari pemuncak klasemen Jorge Martin yang mengoleksi 256 poin.

Hasil MotoGP Aragon 2026 membuat persaingan perebutan gelar juara dunia semakin menarik. Márquez kini terus memangkas jarak dengan Martin, sementara Bezzecchi juga masih berada dalam persaingan. Dengan beberapa seri tersisa, pertarungan menuju gelar juara MotoGP 2026 dipastikan semakin ketat.