Friday, October 30, 2026

Telkom Witel Bekasi Karawang Dorong UMKM Penuhi Legalitas dan Sertifikasi Produk untuk Lindungi Usaha


JABARAKTUAL.COM, BEKASI (22/10)– Legalitas dan sertifikasi produk menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam menjalankan serta mengembangkan bisnis. Tidak hanya sebagai bentuk pemenuhan ketentuan, kelengkapan legalitas juga menjadi salah satu upaya melindungi usaha sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang dipasarkan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan UMKM, Telkom Witel Bekasi Karawang menyelenggarakan kegiatan edukasi bertajuk “Sertifikasi Produk UMKM: Lindungi Usaha, Penuhi Legalitasnya, Usaha Nyaman Jualan Makin Berkembang!” pada 22 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh para pelaku UMKM dari Kota dan Kabupaten Bekasi.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya kepemilikan legalitas dan sertifikasi produk sebagai bagian dari penguatan fondasi bisnis. Melalui edukasi tersebut, peserta diajak untuk lebih memahami bahwa usaha yang memiliki kelengkapan administrasi dan legalitas akan memiliki kesiapan lebih baik dalam menghadapi persaingan pasar.

Dalam kegiatan ini, pelaku UMKM mendapatkan wawasan mengenai pentingnya memenuhi persyaratan legalitas produk sesuai dengan jenis dan kategori usaha. Pemahaman tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha mengidentifikasi kebutuhan perizinan serta sertifikasi yang relevan dengan produk yang mereka hasilkan.

Sertifikasi produk juga memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan konsumen. Di tengah semakin tingginya kesadaran masyarakat terhadap keamanan, kualitas, dan standar produk, kelengkapan sertifikasi dapat menjadi nilai tambah bagi pelaku usaha dalam memperkuat daya saing.

Selain itu, pemenuhan legalitas dapat membuka peluang yang lebih luas bagi UMKM untuk mengembangkan bisnis, termasuk memperluas akses pemasaran, menjalin kemitraan, serta meningkatkan kesiapan dalam mengikuti berbagai program pemberdayaan dan pengembangan usaha.

Melalui kegiatan ini, Telkom Witel Bekasi Karawang mendorong para pelaku UMKM agar tidak hanya berfokus pada peningkatan penjualan, tetapi juga memperhatikan aspek legalitas sebagai investasi jangka panjang bagi keberlangsungan usaha.

Dengan pemahaman yang semakin baik mengenai sertifikasi dan legalitas produk, pelaku UMKM di Kota dan Kabupaten Bekasi diharapkan mampu menjalankan bisnis dengan lebih percaya diri, profesional, dan berdaya saing.

Telkom Witel Jakarta Centrum Dorong UMKM Naik Kelas melalui Pelatihan Sertifikasi Halal dan Penguatan Kompetensi Usaha


 JABARAKTUAL.COM, Jakarta (27/10) - Peningkatan kapasitas dan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu langkah penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pelaku usaha, Telkom Witel Jakarta Centrum menggelar kegiatan Pelatihan Sertifikasi Halal bagi pelaku usaha binaan TKK Sudin PPKUKM Jakarta Pusat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetensi pelaku UMKM, tidak hanya dari sisi pengelolaan usaha, tetapi juga dalam memahami standar dan aspek penting yang dapat meningkatkan kualitas serta kepercayaan konsumen terhadap produk yang dipasarkan.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai penguatan soft skill, mulai dari membangun mindset positif, meningkatkan etos kerja, memperkuat komitmen, hingga mengembangkan pola pikir yang lebih adaptif dalam menghadapi dinamika dunia usaha.

Materi tersebut diharapkan dapat membentuk karakter pelaku usaha yang lebih profesional dan memiliki kesiapan untuk mengembangkan bisnis secara berkelanjutan. Kemampuan mengelola usaha tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh konsistensi, kedisiplinan, serta kemampuan membaca peluang pasar.

Selain penguatan kompetensi, pelatihan juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya sertifikasi halal bagi produk UMKM. Sertifikasi halal menjadi salah satu aspek penting dalam memberikan jaminan dan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang beredar di pasar.

Melalui pembekalan ini, pelaku UMKM didorong untuk semakin memahami pentingnya pemenuhan persyaratan sertifikasi halal, termasuk menjadikan aspek kehalalan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas dan daya saing produk.

Kegiatan berlangsung melalui pemaparan materi, diskusi, serta interaksi bersama peserta sehingga pelaku UMKM dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai materi yang disampaikan. Pendekatan tersebut juga diharapkan mampu mendorong peserta untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam aktivitas usaha sehari-hari.

Melalui kolaborasi bersama TKK Sudin PPKUKM Jakarta Pusat, Telkom Witel Jakarta Centrum terus mendorong terciptanya ekosistem pemberdayaan UMKM yang lebih kuat. Sinergi antara peningkatan kompetensi, pemenuhan standar produk, dan pemanfaatan teknologi diharapkan dapat membantu pelaku usaha meningkatkan profesionalisme sekaligus memperluas peluang pasar.

Dengan bekal pengetahuan dan kompetensi yang semakin baik, UMKM diharapkan mampu tumbuh menjadi usaha yang lebih inovatif, kompetitif, serta memiliki kesiapan untuk menghadapi perkembangan pasar yang semakin dinamis.

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Telkom Gelar Diskusi Bersama FKKS Bekasi Bahas Implementasi Digital School

 


JABARAKTUAl.COM, BEKASI (15/10). - Transformasi digital di sektor pendidikan menjadi salah satu langkah strategis dalam menghadirkan proses pembelajaran yang lebih modern, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Melihat pentingnya hal tersebut, Telkom menggelar diskusi bersama Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKKS) Bekasi untuk membahas peluang dan implementasi solusi Digital School di lingkungan pendidikan.

Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi dan pertukaran gagasan antara Telkom dengan para pemangku kepentingan pendidikan, khususnya dalam memahami kebutuhan sekolah terhadap pemanfaatan teknologi digital. Melalui diskusi tersebut, berbagai peluang pengembangan ekosistem pendidikan berbasis digital turut menjadi perhatian.

Digital School diperkenalkan sebagai salah satu pendekatan untuk mendukung pengelolaan lingkungan pendidikan melalui pemanfaatan teknologi dan konektivitas. Digitalisasi sekolah diharapkan tidak hanya menunjang kegiatan belajar mengajar, tetapi juga membantu meningkatkan efektivitas pengelolaan administrasi serta mendukung komunikasi antara pihak sekolah, tenaga pendidik, siswa, dan orang tua.

Dalam diskusi bersama FKKS Bekasi, Telkom juga membuka ruang dialog mengenai tantangan yang dihadapi sekolah dalam mengadopsi teknologi digital. Pemahaman terhadap kebutuhan tersebut menjadi penting agar solusi yang dihadirkan dapat memberikan manfaat nyata dan sesuai dengan kondisi masing-masing institusi pendidikan.

Selain memperkenalkan peluang digitalisasi, pertemuan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Telkom dan komunitas pendidikan di Bekasi. Kolaborasi diharapkan dapat mendorong semakin banyak sekolah untuk mulai mengintegrasikan teknologi dalam aktivitas pendidikan dan pengelolaan institusi.

Melalui kegiatan ini, Telkom menegaskan komitmennya untuk terus mendukung percepatan transformasi digital lintas sektor, termasuk pendidikan. Dengan dukungan infrastruktur konektivitas dan solusi digital yang tepat, sekolah diharapkan mampu membangun ekosistem pendidikan yang lebih terintegrasi, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Dorong UMKM Jakarta Timur Naik Kelas,Tekom Berikan Pelatihan Digital Hadirkan Peluang Bisnis di Era Ekonomi Digital

 


JAKABARAKTUAL.COM, JAKARTA TIMUR (29/10) – Transformasi digital menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menjawab kebutuhan tersebut, pelatihan digital bagi pelaku UMKM di wilayah Jakarta Timur diselenggarakan sebagai upaya mendorong para pelaku usaha agar semakin adaptif dalam memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan bisnis.

Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai pemanfaatan ekosistem digital untuk mendukung aktivitas usaha. Digitalisasi tidak hanya membantu pelaku UMKM memperluas jangkauan pemasaran, tetapi juga membuka peluang untuk meningkatkan efisiensi operasional dan menciptakan sumber pendapatan baru.

Pelatihan ini juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk mengenal berbagai solusi digital yang dapat dimanfaatkan dalam menjalankan bisnis. Dengan pemahaman yang tepat, teknologi diharapkan dapat menjadi bagian dari strategi pengembangan usaha, mulai dari membangun komunikasi dengan pelanggan hingga memperluas akses terhadap pasar.

Selain memberikan wawasan mengenai digitalisasi bisnis, kegiatan ini turut memperkenalkan peluang ekonomi digital melalui program Affiliate SOBIZ. Program tersebut membuka kesempatan bagi masyarakat, termasuk pelaku UMKM, untuk memperoleh penghasilan tambahan dengan menjadi agen yang membantu memasarkan layanan kepada calon pelanggan.

Dalam sesi pengenalan SOBIZ, peserta mendapatkan penjelasan mengenai tahapan registrasi sebagai agen, mekanisme penggunaan link referral untuk pendaftaran calon pelanggan, hingga skema fee yang dapat diperoleh agen sesuai ketentuan program.

Peserta juga mendapatkan arahan mengenai proses pendataan agen yang telah memiliki akun SOBIZ serta percepatan verifikasi akun. Langkah ini diharapkan dapat membantu peserta yang telah bergabung agar segera menyelesaikan proses administrasi dan dapat mengoptimalkan pemanfaatan program.

Melalui pelatihan ini, diharapkan semakin banyak pelaku UMKM Jakarta Timur yang tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan bisnis, tetapi juga berani mengambil peluang baru dalam ekosistem ekonomi digital.

Digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan langkah strategis bagi UMKM untuk tumbuh, berkembang, dan semakin kompetitif di tengah perubahan pasar yang semakin dinamis.

Wednesday, October 28, 2026

Telkom Witel Bekasi-Karawang Dukung Digitalisasi SMKS Talenta Bangsa untuk Penguatan Pendidikan Vokasi

 


JABARAKTUAL.COM, Bekasi
- Telkom Witel Bekasi-Karawang melakukan kunjungan ke SMKS Talenta Bangsa, Kabupaten Bekasi, untuk membahas dukungan digitalisasi sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan kesiapan siswa menghadapi dunia industri.

Kunjungan dipimpin oleh Ferry Zuljanna selaku PGS GM Witel Bekasi Karawang, didampingi Fenny Novita selaku Manager BS dan Naimatul Habibah selaku AM BS. Rombongan diterima oleh Maharani Dewi, selaku Ketua Yayasan Islam Karsa Utama, Widodo, selaku Kepala Sekolah, serta Ina Rohani, selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum.

Dalam pertemuan tersebut, Widodo menegaskan bahwa kebutuhan siswa dan pembentukan karakter menjadi prioritas sekolah. Komitmen ini diwujudkan melalui pendampingan kedisiplinan, komunikasi aktif dengan orang tua, serta pemberian kesempatan mengikuti pembelajaran dan ujian bagi siswa yang menghadapi kendala pembayaran melalui koordinasi dengan keluarga.

Sekolah berakreditasi A ini terus mengembangkan pendidikan vokasi yang memadukan Kurikulum Merdeka dengan praktik industri untuk membentuk lulusan yang kompeten, berkarakter, dan siap kerja di era industri 4.0.

Pemanfaatan teknologi telah menjadi bagian dari pembelajaran sehari-hari, mulai dari distribusi materi hingga pengerjaan tugas melalui perangkat digital. Untuk mendukung pengembangannya, SMKS Talenta Bangsa menggunakan layanan Telkom berupa layanan internet dan KiDi FO.

Dalam kunjungan ini, tim Telkom mengonfirmasi penyelesaian pengiriman perangkat KiDi FO dan membahas rencana pelatihan serta sertifikasi guru, khususnya bidang Teknik Komputer dan Jaringan, di STO Cibitung.

Ferry menyampaikan kesiapan Telkom mendukung digitalisasi sekolah secara lebih menyeluruh sesuai kebutuhan pembelajaran. Dukungan tersebut mencakup konektivitas, penguatan kompetensi pengajar, serta pemanfaatan Pijar Sekolah sebagai solusi digitalisasi ujian.

Kolaborasi ini diharapkan membantu sekolah meningkatkan mutu layanan pendidikan dan daya saing, sekaligus memberikan pengalaman belajar yang semakin relevan dengan kebutuhan industri.

Melalui kunjungan ini, Witel Bekasi Karawang memperkuat kolaborasi dengan SMKS Talenta Bangsa dalam menghadirkan teknologi yang mendukung kebutuhan siswa dan pengajar.

Pengembangan digitalisasi diarahkan untuk memperluas manfaat pembelajaran, meningkatkan kesiapan praktik, serta mendukung lahirnya talenta muda yang mampu bersaing di dunia kerja. (*)

Tuesday, October 27, 2026

Telkom Indonesia melalui Indibiz, Ajak Pelaku Usaha Kuasai Konten Digital Hanya dengan Modal HP

 Bandung Barat, 22 Oktober 2026 - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui Indibiz berkolaborasi dengan Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kabupaten Bandung Barat menggelar pelatihan bertajuk “Modal HP Jadi Cuan! Belajar Bikin Video Konten untuk Jualan.” Kegiatan ini berlangsung di Pendopo RW 05, Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, yang bertujuan membantu pelaku usaha memanfaatkan perangkat yang dimiliki untuk memasarkan produknya melalui media digital.

Manager Shared Service & General Support Telkom Bandung, Riesya Rachmasarie Menurutnya, kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat literasi digital pelaku usaha agar lebih siap menghadapi tantangan bisnis. 

“Melalui kolaborasi ini, kami harap dapat membantu para pelaku usaha agar semakin siap menghadapi perkembangan zaman, terutama dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung usahanya. Kami ingin Telkom terus hadir dan berkolaborasi dengan IPEMI untuk memberikan dukungan serta pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan para pelaku usaha,” ujarnya.

Hal senada turut disampaikan oleh Ketua IPEMI Kabupaten Bandung Barat, Suryati bahwa pelatihan digital penting agar dapat membantu pelaku usaha mengikuti perkembangan teknologi saat ini. Ia mengapresiasi dukungan Telkom Indonesia dalam memfasilitasi kegiatan tersebut, yang dapat  menambah pengetahuan anggota IPEMI. 

“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi anggota IPEMI Kabupaten Bandung Barat untuk belajar memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan usaha. Di era digital saat ini, pelaku usaha perlu mengikuti perkembangan teknologi agar produknya dapat menjangkau pasar lebih luas. Tidak lupa kami ucapkan terima kasih kepada Telkom Indonesia yang telah memfasilitasi kegiatan ini dan memberikan kesempatan bagi anggota IPEMI untuk menambah pengetahuan dalam mengembangkan usahanya,” ungkapnya.

Sementara itu, Novi dari Divisi Pelatihan dan Pendidikan DPW IPEMI Provinsi Jawa Barat mengajak peserta untuk memanfaatkan pelatihan ini sebagai kesempatan menambah pengetahuan dan keterampilan. Ia juga mendorong peserta untuk aktif bertanya agar materi yang disampaikan dapat dipahami dan diterapkan dalam pengembangan usaha.

“Kesempatan seperti ini sangat baik untuk menambah ilmu dari para narasumber. Saya berharap peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik, tidak ragu bertanya jika ada yang belum dipahami, dan menerapkan ilmu yang didapat untuk mengembangkan usaha masing-masing,” tuturnya.

Sesi pertama dibuka oleh Gilang Pramudita Meradjiantara, yang memaparkan program Sobat Indibiz, di mana para pelaku usaha dapat membuka peluang untuk memperluas jejaring sekaligus memperoleh penghasilan tambahan melalui program afiliasi layanan Indibiz. Pada sesi ini, peserta diperkenalkan dengan potensi pelanggan dari berbagai segmen usaha, seperti toko, kafe, warung, klinik, retail, hingga kos-kosan, serta gambaran umum mengenai mekanisme afiliasi dan komisi yang ditawarkan. Dalam pemaparannya, Gilang menjelaskan bahwa peluang tersebut dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha untuk menjangkau calon pelanggan dari lingkungan bisnis di sekitar mereka.

“Melalui Sobiz, pelaku usaha dapat memiliki kesempatan untuk memperluas networking sekaligus mendapatkan penghasilan tambahan dengan menawarkan layanan Indibiz kepada berbagai segmen bisnis. Dengan mengenali kebutuhan calon pelanggan, peluang ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas usaha sekaligus membuka sumber pendapatan tambahan,” jelasnya.

Setelah membahas peluang penghasilan tambahan melalui program Sobat Indibiz, kegiatan dilanjutkan dengan materi utama mengenai pembuatan konten digital dan pemasaran melalui media sosial yang disampaikan oleh Digital Marketing Indibiz, Rizki Arie Prima. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami pentingnya mengenali target audiens, memilih tren yang sesuai dengan karakter bisnis, serta menyusun konten yang dapat menarik perhatian calon pelanggan.

Rizki memperkenalkan lima pilar konten untuk promosi usaha, yaitu Education, Experience, Trust, Story, dan Information. Peserta juga mempelajari struktur video berdurasi 15–30 detik, mulai dari hook, bridging, penyampaian isi, hingga closing dengan ajakan bertindak atau call to action (CTA). Materi turut mencakup teknik pengambilan gambar, pemilihan musik sesuai karakter produk, penulisan caption, penggunaan hashtag yang relevan, serta pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu pembuatan konten sesuai kebutuhan bisnis. Selain itu, Rizki menekankan pentingnya pendekatan soft selling untuk membangun interaksi dan kepercayaan audiens, sehingga konten tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga mendorong minat beli dan mendukung perkembangan usaha. 

Manfaat pelatihan ini turut dirasakan oleh para anggota IPEMI Kabupaten Bandung Barat. Suryati selaku ketua IPEMI menilai bahwa kegiatan ini memberikan kesempatan bagi para pelaku usaha, khususnya yang masih pemula, untuk mengenal pemasaran digital dan meningkatkan kepercayaan diri dalam memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan produk.

“Melalui pelatihan ini, anggota IPEMI dapat belajar membuat konten untuk memasarkan produk melalui Facebook, WhatsApp, dan Instagram. Bagi peserta yang sebelumnya merasa kurang memahami teknologi, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk lebih percaya diri dalam memasarkan produknya secara digital,” tutur Suryati.

Indibiz berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan usaha dengan mendorong pelaku usaha memanfaatkan konten digital untuk memperluas jangkauan pasar dan membangun kepercayaan pelanggan. Dukungan ini juga diwujudkan melalui ekosistem solusi digital, mulai dari konektivitas High Speed Internet, WiFi Managed Service, layanan Customer Relationship Management (CRM), hingga kasir digital, guna menunjang operasional usaha dan membuka peluang pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, para pelaku usaha diharapkan dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk mengembangkan strategi pemasaran digital yang lebih efektif. Dengan demikian, pelaku usaha dapat semakin percaya diri memanfaatkan teknologi dalam mengembangkan bisnis dan menjangkau peluang pasar yang lebih luas.


Monday, October 26, 2026

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Konektivitas Telkom Dukung Aktivitas SMAN 4 Bandung

 

Bandung — Pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Konektivitas internet yang memadai dapat membantu proses pembelajaran, mempermudah aktivitas guru, serta mendukung pengelolaan administrasi sekolah. Hal tersebut disampaikan Tuti Kurniawati, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala Sekolah SMAN 4 Bandung.

Tuti Kurniawati menyampaikan pandangannya mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung aktivitas pendidikan di lingkungan sekolah. Digitalisasi menjadi bagian dari upaya menghadirkan proses pendidikan yang mampu mengikuti perkembangan kebutuhan pembelajaran dan pengelolaan sekolah.

Pemanfaatan konektivitas digital turut mendukung aktivitas guru dalam menjalankan tugasnya. Dukungan akses internet dapat membantu guru memanfaatkan berbagai sumber dan sarana digital untuk menunjang kegiatan pembelajaran, sehingga proses kerja menjadi lebih praktis dan efisien.

Selain mendukung kegiatan belajar mengajar, teknologi digital juga memiliki peran dalam pengelolaan administrasi sekolah. Pemanfaatan sarana digital dapat membantu aktivitas administratif agar berjalan lebih mudah dan mendukung kelancaran operasional sekolah.

Bagi institusi pendidikan, pemanfaatan teknologi tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan perangkat, tetapi juga membutuhkan dukungan konektivitas yang dapat menunjang berbagai aktivitas digital. Kebutuhan tersebut menjadi salah satu aspek penting dalam mendorong pemanfaatan teknologi secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.

Kepala Sekolah SMAN 4 Bandung memaparkan gambaran mengenai peran konektivitas yang diberikan oleh PT Telkom Indonesia dalam mendukung aktivitas pendidikan, baik dari sisi pembelajaran maupun pengelolaan administrasi. Pemanfaatan teknologi digital diharapkan dapat membantu tenaga pendidik menjalankan tugasnya sekaligus mendukung penyelenggaraan pendidikan yang semakin adaptif terhadap perkembangan zaman.

Sebagai pelanggan Telkom Indonesia, SMAN 4 Bandung menjadi bagian dari pemanfaatan layanan konektivitas untuk mendukung kebutuhan digital di lingkungan pendidikan. Pengalaman pelanggan tersebut memperlihatkan pentingnya dukungan infrastruktur dan layanan telekomunikasi dalam menunjang aktivitas institusi pendidikan.

Melalui dukungan konektivitas digital, pemanfaatan teknologi di sektor pendidikan diharapkan dapat terus berkembang sesuai kebutuhan sekolah. Sinergi antara institusi pendidikan dan penyedia layanan telekomunikasi menjadi salah satu unsur pendukung dalam membangun ekosistem pendidikan yang semakin terhubung dan siap menghadapi perkembangan teknologi.

Friday, October 23, 2026

Telkom AI Connect Makassar dan GDGoC UNM Dorong Mahasiswa Tentukan Arah Belajar di Dunia AI

 

jabaraktual.com - 134 mahasiswa mengikuti Finding Your Path in the AI World yang diselenggarakan GDGoC UNM dengan dukungan dari Telkom AI Connect Makassar untuk mengenal jalur belajar teknologi dan mengembangkan kompetensi di era AI.

Makassar, 21 Oktober 2026 – Telkom AI Connect Makassar mendukung kegiatan Info Session bertajuk  “Kickstarting Your Tech Journey: Finding Your Path in the AI World” yang diselenggarakan oleh Google Developer Group on Campus Universitas Negeri Makassar (GDGoC UNM) di Telkom AI Center of Excellence Makassar dan secara daring melalui Zoom Meeting, Sabtu (17/10). Kegiatan yang diikuti sekitar 134 peserta ini bertujuan membantu mahasiswa mengenali bidang teknologi dan menentukan jalur belajar sesuai minat serta potensi mereka.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan pada tujuh jalur belajar (learning path), yakni UI/UX Design, Front End Development, Back End Development, Cyber Security, Robotics, Data Science, dan AI/Machine Learning. Pengenalan ini memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai pilihan bidang teknologi yang dapat dipelajari untuk mengembangkan kompetensi digital dan mempersiapkan diri menghadapi peluang karir di industri teknologi.

Selain mendukung pelaksanaan kegiatan, Telkom AI Connect Makassar turut memperkenalkan program AI Connect serta produk digital Telkom, yaitu Sobiz dan Apilogy, sebagai bagian dari pengenalan ekosistem dan solusi digital yang dapat dieksplorasi lebih lanjut oleh mahasiswa. Peserta juga mengikuti sesi talent leveling untuk memetakan tingkat pemahaman mereka terhadap AI. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa mayoritas peserta berada dalam kategori AI Builder dan AI Adopter.

Business and Community Lead Telkom AI Connect Makassar, Sunarti M.R., menyampaikan bahwa dukungan terhadap komunitas merupakan bagian dari upaya memperluas akses pembelajaran teknologi bagi talenta muda di Makassar. “Kami berharap komunitas seperti GDGoC UNM dapat terus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar, berbagi pengetahuan, dan mengembangkan keterampilan. Kami ingin mendukung tumbuhnya lebih banyak talenta muda yang tidak hanya mengenal teknologi AI, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk menciptakan solusi yang bermanfaat,” ujarnya.

Melalui dukungan ini, Telkom AI Connect Makassar mendorong komunitas teknologi lokal untuk terus menghadirkan kegiatan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan industri. Kolaborasi dengan GDGoC UNM juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem digital yang menghubungkan komunitas, talenta muda, dan peluang pengembangan inovasi di Makassar.

Ke depan, Telkom AI Connect Makassar berharap semakin banyak komunitas dan mahasiswa yang aktif mengembangkan kompetensi digital melalui kegiatan edukasi, kolaborasi, dan eksplorasi teknologi. Dengan demikian, komunitas kampus dapat berperan sebagai salah satu penggerak pertumbuhan talenta digital dan inovasi di daerah.

Tuesday, October 13, 2026

Telkom Indonesia melalui Indibiz Bekali Pelaku UMKM dengan Pelatihan Strategi Pemasaran Digital

 Bandung, 8 Oktober 2026 - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui Indibiz bersama Dinas Koperasi UMKM Kota Bandung menggelar pelatihan bertajuk “Strategi Pemasaran Digital UMKM: Naik Kelas di Era Digital” pada hari Kamis, 8 Oktober 2026, di UMKM Center, Cihampelas, Bandung. Kegiatan ini bertujuan membekali pelaku UMKM dengan strategi pemasaran digital agar dapat memanfaatkan media sosial dan marketplace secara lebih terarah untuk mempromosikan produk serta mengembangkan usaha.

Riesya Rachamasarie, selaku Manager Sales Service & General Support Witel Bandung, menjelaskan bahwa dukungan kepada pelaku usaha tidak hanya berupa penyediaan produk, tetapi juga bantuan yang relevan dengan kebutuhan pengembangan bisnis. “Kami ingin juga dilihat selain kami memberikan produk, kami juga memberikan support atau bantuan yang mungkin dibutuhkan oleh Bapak/Ibu semua untuk kemajuan usahanya,” jelasnya.

Pentingnya strategi dalam pemasaran digital juga sejalan dengan pandangan Rifaldi Dwiputra, S.E., Pengembang Kewirausahaan Ahli Pertama dari Dinas Koperasi UMKM Kota Bandung. Ia menekankan bahwa pemasaran melalui media sosial dan marketplace membutuhkan perencanaan yang tepat, bukan sekadar membuat akun dan mengunggah foto produk.

“Optimasi penjualan melalui sosial media dan marketplace, tidak hanya sebatas membuat akun dan juga menampilkam foto produk. Ada strategi-strategi yang harus kita lakukan agar penjualan kita dapat berhasil, salah satunya melalui pembuatan konten,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gilang Pramudita Meradjiantara, selaku Digital Marketing Indibiz, menyampaikan bahwa hubungan Indibiz dengan pelaku usaha diharapkan tidak berhenti pada pemanfaatan produk, tetapi juga membuka ruang dukungan yang sesuai dengan kebutuhan dan tantangan bisnis. Dengan demikian, kehadiran Indibiz diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya.

“Kami ingin dilihat selain memberikan produk, namun juga memberikan support atau bantuan yang mungkin dibutuhkan para pelaku usaha untuk kemajuan usahanya,” jelasnya.

Dalam pelatihan ini, Rizky Arie Prima dari Digital Marketing Indibiz membekali peserta dengan pemahaman mengenai strategi pemasaran digital, mulai dari mengenali target pasar, memahami kebiasaan audiens di media sosial, hingga menyusun konten sesuai karakteristik calon pelanggan. Peserta juga diperkenalkan pada lima pilar konten, yaitu edukasi, pengalaman produk, kepercayaan pelanggan, cerita usaha, serta promosi dan informasi. Variasi konten tersebut dapat dimanfaatkan agar media sosial tidak hanya menjadi tempat menawarkan produk, tetapi juga sarana membangun kepercayaan dan interaksi dengan audiens.

Setelah membahas perencanaan konten, materi dilanjutkan dengan teknik produksi konten yang menarik. Peserta mempelajari struktur video pendek berdurasi sekitar 15–30 detik, mulai dari hook untuk menarik perhatian, pengantar, isi pesan, hingga call to action (CTA). Pemateri juga menjelaskan teknik pengambilan gambar melalui variasi sudut dan jarak kamera, penulisan caption yang ringkas, penggunaan hashtag yang sesuai, serta pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) sebagai alat bantu pembuatan konten. Selain aspek teknis, peserta diingatkan untuk menjaga konsistensi topik dan memilih tren yang sesuai dengan karakter usaha.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, kegiatan dilengkapi sesi tanya jawab dan praktik langsung. Peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar materi yang disampaikan, dengan merchandise diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada peserta yang aktif bertanya. Dalam sesi praktik, beberapa peserta maju ke depan untuk mencoba pengambilan gambar produk menggunakan sampel yang disediakan. Dengan arahan pemateri, peserta berlatih menggunakan berbagai sudut kamera untuk menampilkan produk secara lebih menarik.

Dalam penyampaian materi, Rizky juga mendorong peserta untuk mulai membuat konten dengan memanfaatkan peralatan yang tersedia. Kreativitas dan kemauan untuk mencoba menjadi bagian penting dalam menghasilkan konten promosi yang menarik tanpa harus menunggu memiliki perangkat yang mahal.

Selain membekali peserta dengan keterampilan pemasaran digital, kegiatan ini juga memperkenalkan dukungan Indibiz bagi pengembangan usaha. Salah satunya melalui pengenalan Sobat Indibiz di platform sobiz.indibiz.co.id, yang berkaitan dengan peluang membangun jejaring serta mengenal layanan dan solusi digital untuk kebutuhan usaha.

Manfaat pelatihan bagi pelaku usaha turut disampaikan oleh Asep Suhendar, Pendamping UMKM Kecamatan Cidadap. Ia berharap pemahaman mengenai pembuatan konten dan strategi promosi dapat membantu pelaku usaha beradaptasi dengan perkembangan pemasaran digital. “Dengan adanya strategi pemasaran digital ini, para pelaku UMKM bisa membuat konten-konten yang menarik dan mengetahui bagaimana cara mempromosikannya. Dengan adanya kegiatan ini, kami harap para pelaku UMKM bisa tetap berdaya dan dapat mendorong ekonomi di Kecamatan Cidadap,” ujarnya.

Upaya mendorong pengembangan usaha tersebut juga sejalan dengan dukungan Telkom Regional II melalui Indibiz, tidak hanya menghadirkan ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman, tetapi juga menyediakan ekosistem solusi digital untuk mendukung kebutuhan operasional bisnis. Bagi pelaku usaha, dukungan tersebut mencakup konektivitas High Speed Internet dan WiFi Managed Service, layanan Customer Relationship Management (CRM), kasir digital, serta solusi digital lainnya sesuai kebutuhan usaha.

Melalui pelatihan ini, Telkom Indonesia berharap pelaku UMKM dapat semakin percaya diri memanfaatkan kanal digital untuk memasarkan produk dan mengembangkan usaha. Dengan strategi yang tepat serta dukungan solusi digital, UMKM diharapkan dapat memperkuat daya saing dan membuka peluang pertumbuhan usaha.


Monday, October 5, 2026

Indonesia Vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Peluang Garuda Akhiri Penantian Gelar Terbuka Lebar


JABARAKTUAL.COM — Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand pada partai final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026). Pertandingan ini menjadi momentum penting bagi skuad Garuda untuk merebut gelar juara regional sekaligus mengakhiri penantian panjang Indonesia.

Indonesia melangkah ke final dengan kepercayaan diri tinggi setelah tampil impresif di fase sebelumnya. Di bawah arahan pelatih John Herdman, Garuda mencatat kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh yang turut mengantarkan Indonesia memuncaki Grup A. Performa tersebut menjadi modal berharga sebelum menghadapi Thailand di laga penentuan.

Final melawan Thailand tentu bukan tantangan mudah. Thailand merupakan salah satu kekuatan utama sepak bola Asia Tenggara dan memiliki pengalaman panjang dalam pertandingan-pertandingan besar. Karena itu, konsistensi permainan, efektivitas penyelesaian akhir, serta kemampuan menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan akan menjadi faktor penting bagi Indonesia.

Selain memburu trofi, laga final juga memiliki arti historis bagi Timnas Indonesia. Kemenangan atas Thailand akan membuka peluang Garuda mengakhiri penantian selama 35 tahun sejak terakhir kali Indonesia meraih gelar juara regional pada SEA Games 1991.

Bermain di hadapan publik sendiri juga menjadi keuntungan tersendiri bagi Indonesia. Dukungan puluhan ribu suporter di SUGBK diharapkan mampu memberikan energi tambahan bagi para pemain untuk tampil maksimal sejak menit pertama hingga peluit akhir.

Dari sisi peringkat FIFA, kemenangan atas Thailand juga berpotensi memberikan tambahan sekitar 5,85 poin bagi Indonesia. Tambahan tersebut membuka peluang Garuda naik ke posisi 113 dunia, sehingga kemenangan di final tidak hanya berarti sebuah trofi, tetapi juga dapat memberikan dampak positif terhadap posisi Indonesia di ranking FIFA.

Kini, semua mata tertuju ke SUGBK. Indonesia memiliki kesempatan untuk menorehkan sejarah baru. Apakah John Herdman mampu membawa Garuda menaklukkan Thailand dan mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026? Jawabannya akan ditentukan dalam 90 menit, atau lebih, di partai final.

Wednesday, September 30, 2026

Perkuat Engagement dengan Building Management, Telkom Gelar Community Gathering Bersama BM HRB Semanggi

 

Jakarta, 23 September 2026 — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat hubungan dan engagement dengan para pemangku kepentingan di lingkungan bisnis, termasuk Building Management (BM). Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan BM HRB Semanggi Community Gathering yang diselenggarakan pada Rabu, 23 September 2026, sebagai ruang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antara Manajemen Witel Jakarta Inner dan HOTD Semanggi dengan Building Management HRB Semanggi.

Kegiatan yang berlangsung pukul 11.00–13.00 tersebut dihadiri oleh GM Witel Jakarta Inner Muhammad Yusuf, Manager Witel Business Service Triawan Setiadi, HOTD Semanggi Ganang Afif Rijazim, serta DLO Jakarta Inner Fadhi Muhammad. Kegiatan ini secara khusus mempertemukan jajaran manajemen Telkom dengan BM HRB Semanggi dalam suasana yang lebih informal dan komunikatif.

Community gathering menjadi salah satu bentuk pendekatan Telkom dalam menjaga hubungan baik dengan Building Management yang selama ini menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran aktivitas bisnis dan operasional Telkom di lingkungan gedung. Melalui pertemuan secara langsung, Telkom dapat membuka ruang komunikasi yang lebih dekat sekaligus memahami kebutuhan, masukan, serta dinamika yang berkembang di lingkungan gedung.

Bagi Telkom, hubungan dengan Building Management tidak hanya berkaitan dengan aspek operasional, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun partnership yang berkelanjutan. Interaksi yang terjaga secara konsisten diharapkan dapat menciptakan komunikasi yang lebih terbuka, memperkuat koordinasi, serta membangun pemahaman bersama antara Telkom dan pengelola gedung.

GM Witel Jakarta Inner, Muhammad Yusuf, menyampaikan bahwa kegiatan gathering menjadi momentum penting untuk menjaga hubungan dan komunikasi yang telah terjalin dengan Building Management.

“Kegiatan ini menjadi momentum bagi kami untuk terus menjaga silaturahmi dan engagement dengan Building Management HRB Semanggi. Bagi Telkom, hubungan yang baik dengan BM merupakan bagian penting dalam menciptakan kolaborasi yang harmonis. Kami berharap komunikasi yang terjalin tidak hanya mendukung kelancaran operasional, tetapi juga dapat membuka ruang kolaborasi dan sinergi yang memberikan manfaat bagi kedua pihak.”

Lebih lanjut, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi Telkom untuk membangun hubungan yang lebih personal dengan para Building Management. Suasana yang lebih santai memungkinkan terjadinya komunikasi dua arah yang lebih terbuka, sehingga berbagai kebutuhan maupun potensi kolaborasi dapat dibicarakan secara lebih fleksibel.

Sementara itu, Manager Witel Business Service, Triawan Setiadi, turut memperkuat komunikasi dengan BM HRB Semanggi melalui pendekatan yang berorientasi pada hubungan jangka panjang. Engagement dengan Building Management dinilai menjadi salah satu bagian penting dalam membangun ekosistem bisnis yang saling mendukung, khususnya dalam menjaga kualitas hubungan dengan stakeholder di lingkungan kerja Telkom.

Kegiatan BM HRB Semanggi Community Gathering juga mencerminkan komitmen Telkom untuk tidak hanya berfokus pada penyediaan layanan dan solusi digital, tetapi juga membangun hubungan yang kuat dengan berbagai pihak yang menjadi bagian dari ekosistem bisnis perusahaan. Hal ini sejalan dengan pendekatan Telkom dalam membangun hubungan yang saling memberikan manfaat dengan stakeholder melalui berbagai kanal komunikasi dan engagement.

Melalui kegiatan serupa, Telkom akan terus menjaga komunikasi dan engagement dengan Building Management di berbagai lokasi operasional. Hubungan yang dibangun secara konsisten diharapkan dapat menjadi fondasi bagi terciptanya koordinasi yang semakin baik, sinergi yang berkelanjutan, serta peluang kolaborasi baru antara Telkom dan Building Management.

Tentang Telkom Indonesia

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) merupakan perusahaan telekomunikasi digital yang terus bertransformasi dalam menghadirkan layanan konektivitas dan solusi digital bagi masyarakat, dunia usaha, serta berbagai sektor industri. Dalam menjalankan bisnisnya, Telkom terus membangun kolaborasi dengan berbagai stakeholder untuk menciptakan ekosistem digital yang inklusif dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pihak.

Telkom Bekasi Karawang Perkuat Sinergi Digital bersama RSUD Cabangbungin

 

Bekasi, jabaraktual.com – Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, Witel Bekasi Karawang melaksanakan kunjungan pelanggan ke RSUD Cabangbungin Kabupaten Bekasi pada Selasa (08/09). Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi atas kepercayaan pelanggan sekaligus kesempatan untuk mendengarkan kebutuhan dan menawarkan dukungan bagi pengembangan digital rumah sakit.

Kunjungan diterima langsung oleh Direktur RSUD Cabangbungin, dr. Hj. Erni Herdiani, M.H., M.ARS Dari perwakilan dari PT Telkom Indonesia hadir Ferry Zuljannah selaku General Manager Witel Bekasi Karawang, didampingi Bhrenda Pitaloka selaku Manager Government Service dan Khaerul Anam selaku Account Manager Government Service.

dr. Hj. Erni Herdiani, M.H., M.ARS menyampaikan kebutuhan terhadap mitra teknologi yang profesional untuk mendukung operasional rumah sakit. dr. Hj. Erni Herdiani, M.H., M.ARS turut memaparkan arah pengembangan RSUD Cabangbungin menuju Smart Hospital pada 2030, termasuk inovasi BIMA SAKTI yang memadukan aspek body, mind, dan soul dalam pemantauan kesehatan, kinerja, serta kebahagiaan pegawai. Pengolahan data yang masih dilakukan secara manual membuka peluang pengembangan melalui otomatisasi, integrasi sistem, dan pemanfaatan AI.

Dalam pertemuan tersebut, Ferry Zuljanna menyampaikan kesiapan Telkom untuk menjadi mitra diskusi dalam merumuskan solusi sesuai kebutuhan rumah sakit. Dukungan yang ditawarkan mencakup konektivitas, pengelolaan jaringan melalui managed service, koneksi cadangan, serta pengembangan solusi digital. Keandalan jaringan menjadi perhatian untuk menunjang persiapan akreditasi, penerapan Rekam Medis Elektronik (RME), dan kelancaran administrasi pelayanan.

Pembahasan juga mencakup layanan Internet of Things (IoT) untuk mendukung inisiatif Green Hospital, khususnya efisiensi energi dan pemantauan utilitas. Penggunaan sensor turut dibahas sebagai alternatif untuk membantu pengawasan fasilitas pengolahan air dan perangkat pendukung pelayanan, termasuk pemberian peringatan saat diperlukan pemeliharaan.

Untuk mendukung optimalisasi digital rumah sakit secara menyeluruh, koordinasi lanjutan diarahkan melibatkan tim gabungan PT Telkom Indonesia Tbk guna memetakan kebutuhan dan merumuskan alternatif solusi yang sesuai.  

Perkuat Transformasi Digital, Indibiz dan Diskominfo Kabupaten Bogor Dorong Kolaborasi untuk Layanan Publik Berkualitas


 BOGOR, jabaraktual.com – Kolaborasi antara sektor teknologi dan pemerintahan menjadi salah satu bagian penting dalam mendorong transformasi digital serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Hal tersebut tergambar dalam kunjungan dan pertemuan Indibiz bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor.

Pertemuan yang berlangsung di kantor Diskominfo Kabupaten Bogor tersebut menjadi momentum untuk mempererat sinergi sekaligus membangun komunikasi terkait pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung kebutuhan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam video tersebut, Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor Drs. Bambang Widodo Tawekal, M.Si. menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dan dukungan yang telah diberikan. Ia juga menekankan pentingnya sinergi dalam menghadirkan manfaat serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan.

Kebutuhan terhadap teknologi digital di lingkungan pemerintahan terus berkembang seiring dengan semakin luasnya pemanfaatan sistem digital dalam berbagai aktivitas pelayanan publik. Diskominfo Kabupaten Bogor sendiri tengah mendorong transformasi digital, termasuk melalui penguatan pemerintah digital, integrasi layanan, serta pengembangan Smart City.

Bagi Indibiz, kolaborasi dengan instansi pemerintahan merupakan bagian dari upaya menghadirkan solusi digital yang dapat menjawab kebutuhan pelanggan dan mendukung aktivitas organisasi secara lebih efektif.

Kehadiran teknologi bukan hanya mengenai konektivitas, tetapi juga bagaimana ekosistem digital dapat memberikan manfaat nyata bagi institusi, meningkatkan efisiensi proses kerja, serta mendukung kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kolaborasi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa transformasi digital membutuhkan sinergi dari berbagai pihak. Pemerintah daerah, pelaku teknologi, dan berbagai pemangku kepentingan perlu bergerak bersama agar pemanfaatan teknologi dapat memberikan dampak yang lebih luas.

Sejalan dengan itu, Diskominfo Kabupaten Bogor sebelumnya juga menegaskan bahwa transformasi digital tidak dapat berjalan sendiri dan membutuhkan kolaborasi berbagai elemen untuk memastikan inovasi yang dikembangkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Melalui kolaborasi bersama Diskominfo Kabupaten Bogor, Indibiz terus mendorong pemanfaatan solusi digital sebagai bagian dari perjalanan transformasi digital di berbagai sektor, termasuk pemerintahan dan pelayanan publik.

Hari Pelanggan Nasional, Telkom Indonesia Hadir di RSUD Kota Bogor Perkuat Kolaborasi

BOGOR, JABARAKTUAL.COM – Memperingati Hari Pelanggan Nasional, Telkom Indonesia melakukan kunjungan ke RSUD Kota Bogor pada Rabu, 9 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan sekaligus membangun komunikasi dengan pelanggan dari sektor layanan kesehatan.

Kunjungan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Perwakilan Telkom Indonesia bertemu dengan jajaran RSUD Kota Bogor untuk berdiskusi mengenai kebutuhan layanan serta dukungan teknologi digital dalam menunjang aktivitas operasional rumah sakit.

Dalam video kegiatan, perwakilan RSUD Kota Bogor menyampaikan apresiasi atas dukungan dan layanan yang diberikan Telkom Indonesia. Kolaborasi dengan penyedia solusi digital dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung kebutuhan rumah sakit yang terus berkembang.

Transformasi digital membuat kebutuhan konektivitas dan solusi teknologi di sektor kesehatan semakin penting. Infrastruktur digital yang andal dapat membantu mendukung komunikasi, pertukaran informasi, hingga berbagai aktivitas operasional yang membutuhkan konektivitas secara berkelanjutan.

Momentum Hari Pelanggan Nasional juga menjadi kesempatan bagi Telkom Indonesia untuk mendengarkan secara langsung kebutuhan pelanggan. Komunikasi tersebut diharapkan dapat menjadi masukan dalam menghadirkan layanan dan solusi yang semakin relevan dengan kebutuhan masing-masing pelanggan.

Bagi institusi pelayanan publik seperti rumah sakit, kebutuhan terhadap layanan digital tidak hanya berkaitan dengan teknologi, tetapi juga bagaimana teknologi tersebut dapat mendukung pelayanan yang lebih efektif dan responsif.

Melalui kunjungan ke RSUD Kota Bogor, Telkom Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk terus membangun hubungan dengan pelanggan sekaligus menghadirkan dukungan solusi digital sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Peringatan Hari Pelanggan Nasional pun menjadi pengingat bahwa hubungan antara penyedia layanan dan pelanggan bukan sekadar transaksi, melainkan kolaborasi untuk menciptakan solusi yang memberikan manfaat dan mendukung aktivitas pelanggan secara berkelanjutan.

Telkom Witel Priangan Timur Perkuat Silaturahmi dan Komitmen Tumbuh Bersama Pelanggan melalui Witel Business Circle

 

Cirebon – GM Witel Priangan Timur Setyawan Nugroho membuka agenda Witel Business Circle yang digelar di Bandar Djakarta, Cirebon pada Kamis (24/9). Dalam sambutannya, Setyawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran serta waktu yang diberikan para pelanggan dalam agenda tersebut.

Setyawan menyampaikan bahwa Witel Business Circle menjadi media silaturahmi sekaligus sharing antara Telkom dan pelanggan, dengan tujuan mempererat hubungan, mengenalkan kapabilitas Telkom Group, serta mempertegas komitmen untuk tumbuh bersama. Di tengah tantangan bisnis berupa tuntutan pelanggan yang semakin dinamis, kebutuhan pertumbuhan bisnis, serta efisiensi pemanfaatan sumber daya, digitalisasi menjadi salah satu upaya penting dalam menjawab kebutuhan tersebut.

Lebih lanjut, digitalisasi tidak hanya berkaitan dengan perangkat, platform, tools, maupun aplikasi, tetapi juga mencakup pembangunan tata kelola dan budaya digital yang diterapkan mulai dari tahap planning, execution, hingga evaluation. Telkom memiliki kapabilitas yang didukung resources yang tersebar, baik dari sisi infrastruktur maupun people, serta beragam solution package yang customizable dan service guarantee untuk mendukung kebutuhan pelanggan.

Melalui Witel Business Circle, Telkom juga membuka ruang kerja sama yang luas dan fleksibel dengan mengedepankan prinsip win-win solution. Setyawan berharap setiap pelanggan memperoleh take away dari agenda tersebut dan dapat melihat peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama.

Menutup sambutannya, Setyawan menegaskan komitmen Telkom untuk terus maju dan tumbuh bersama pelanggan menuju business sustainability yang sejalan dengan harapan seluruh pihak

Community Sobat Indibiz Jakarta Centrum PT Telkom Indonesia Tbk Dorong UKM Jakarta Pusat Tumbuh lewat Keterampilan dan Digitalisasi

 Jakarta, 24 September 2026 – PT Telkom Indonesia Tbk bersama Sudin PPKUKM Jakarta Pusat menyelenggarakan Community Sobat Indibiz Jakarta Centrum di Kumpul Kreatif Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2026). Kegiatan ini dihadiri puluhan pelaku UKM Binaan Sudin PPKUKM Jakarta Pusat.

Mengusung tema "Pelatihan Pembuatan Macrame dan Sosialisasi Program Affiliate Sobiz", kegiatan ini bertujuan membekali pelaku UKM dengan pengetahuan tentang layanan digital serta keterampilan praktis yang dapat mendukung pengembangan usaha.

Acara diawali dengan pemaparan dari Head of Telkom Daerah Cikini, Ardhan Dwi Meitrika. Dalam paparannya, Ardhan menjelaskan bahwa Indibiz dirancang untuk mendukung kebutuhan digital pelaku usaha, sehingga operasional bisnis dapat berjalan lebih efisien dan jangkauan pelanggan semakin luas.

“Kami melihat komunitas seperti Love Cooking memiliki potensi besar dalam membangun networking yang produktif. Melalui Sobat Indibiz, relasi yang selama ini terbentuk di dalam komunitas tidak hanya menjadi ruang untuk berbagi pengalaman dan informasi, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi peluang bisnis dan mendapat benefit tambahan. Kami berharap semakin banyak pelaku UKM yang berani memanfaatkan jaringan yang dimiliki untuk membuka peluang baru, sekaligus bersama-sama tumbuh dalam ekosistem digital,” ujar Ardhan Dwi Meitrika, Head of Telkom Daerah Cikini. 

Pada kesempatan yang sama, Agung Rizqi selaku Team Leader Digital Marketing Operation memperkenalkan program affiliate Sobat Indibiz sebagai peluang bagi UKM untuk menjalin networking dengan komunitas pelaku usaha dan berkesempatan memperoleh penghasilan tambahan. 

Kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan holder tumbler macrame. Peserta dibimbing secara bertahap, mulai dari persiapan bahan hingga proses merangkai simpul menjadi holder yang rapi dan siap digunakan. Keterampilan ini dapat dikerjakan dari rumah dan berpotensi menjadi produk yang bernilai jual. Bagi peserta yang telah memiliki usaha, macrame juga dapat menjadi tambahan variasi produk.

Sepanjang kegiatan, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi, baik saat menyimak pemaparan maupun saat mengikuti praktik pembuatan macrame. 

PT Telkom Indonesia Tbk menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi pelaku UKM, baik melalui penyediaan layanan digital maupun program pelatihan yang dapat langsung diterapkan. Kolaborasi bersama Sudin PPKUKM Jakarta Pusat menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung UKM agar semakin berkembang.


Friday, September 25, 2026

Pelaku UMKM Bisa Tambah Cuan, Telkom Sosialisasikan Program Sobiz


JAKARTA, 23 September 2026 — Telkom membangun engagement dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta komunitas live cooking melalui kegiatan pelatihan bisnis dan sosialisasi program Sobiz. Kegiatan ini diarahkan untuk membantu pelaku bisnis mengembangkan kemampuan usaha sekaligus membuka peluang tambahan pendapatan melalui program affiliate.

Dalam kegiatan tersebut, Telkom memberikan pelatihan bisnis kepada pelaku UMKM dan komunitas live cooking. Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun engagement dengan pelaku bisnis sekaligus mendorong mereka agar dapat mengembangkan usaha yang dijalankan.

Selain pelatihan bisnis, Telkom juga memperkenalkan program Sobiz (Sahabat IndiBiz). Sobiz merupakan program affiliate dari Telkom yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk menjual produk internet dan produk digital Telkom melalui skema affiliate.

Sosialisasi Sobiz ditujukan untuk memperkenalkan peluang tambahan pendapatan kepada pelaku UMKM dan komunitas yang mengikuti kegiatan. Melalui program tersebut, pelaku bisnis diajak untuk memanfaatkan aktivitas penjualan produk internet dan produk digital sebagai salah satu peluang untuk menambah pendapatan.

Program affiliate memungkinkan peserta untuk terlibat dalam aktivitas pemasaran produk yang ditawarkan melalui program tersebut. Dalam konteks kegiatan ini, Telkom mengajak para pelaku bisnis untuk mengenal dan mempertimbangkan program Sobiz sebagai bagian dari upaya menambah peluang pendapatan usaha.

Pelatihan bisnis dan sosialisasi program Sobiz menjadi bagian dari pendekatan Telkom dalam membangun hubungan dengan komunitas pelaku bisnis. Kegiatan tersebut menggabungkan penguatan kapasitas bisnis dengan pengenalan peluang affiliate yang dapat dimanfaatkan oleh peserta sesuai dengan aktivitas bisnis masing-masing.

Bagi pelaku UMKM dan komunitas live cooking, kegiatan ini memberikan ruang untuk mendapatkan pelatihan bisnis sekaligus informasi mengenai program Sobiz. Adapun bentuk materi pelatihan, jumlah peserta, serta mekanisme lebih lanjut program.

Ke depan, keterlibatan pelaku bisnis dalam program Sobiz diharapkan dapat membuka peluang tambahan pendapatan melalui penjualan produk internet dan produk digital Telkom. Informasi mengenai agenda lanjutan atau kegiatan berikutnya

Dorong UMKM Lebih Berkelanjutan, Telkom Witel Jakarta Inner Gelar Edukasi Green Knowledge

 



JAKARTA, 22 September 2026— Telkom Indonesia melalui Witel Jakarta Inner kembali mendorong pengembangan dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui kegiatan SRC Pelatihan dan Sosialisasi UMKM yang digelar untuk kedua kalinya di Aula Kelurahan Meruya Utara, Jakarta Barat. Mengusung tema “Green Knowledge untuk Memperkuat Sustainability UMKM”, kegiatan ini menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memperluas wawasan mengenai penerapan prinsip keberlanjutan dalam pengembangan usaha.

Kegiatan tersebut melibatkan Farul Ranger Telkom Witel Jakarta Inner, Sandi selaku Kasi Pemerintah Kelurahan Meruya Utara, Cica Karmila selaku perwakilan TP PKK Kelurahan Meruya Utara, serta mahasiswa Universitas Mercu Buana selaku pelaku UMKM Kelurahan Meruya Selatan. Kolaborasi lintas pihak tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ruang pemberdayaan yang dapat mendukung UMKM agar semakin adaptif terhadap perubahan dan mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, Diky Firdaus, S.Kom., M.M., narasumber dari Universitas Mercu Buana, memberikan pembekalan mengenai penerapan Green Knowledge dalam aktivitas usaha. Materi tersebut mengajak peserta memahami bahwa prinsip keberlanjutan dapat diterapkan melalui berbagai langkah dalam kegiatan bisnis, antara lain penggunaan sumber daya secara lebih efisien, pengembangan inovasi, perhatian terhadap aspek lingkungan, serta pengelolaan usaha yang lebih bertanggung jawab.

Pembekalan tersebut juga memberikan perspektif bahwa keberlanjutan dapat menjadi bagian dari proses pengembangan usaha. Dengan memahami pemanfaatan sumber daya secara lebih efisien dan mendorong inovasi, pelaku UMKM diharapkan dapat menyesuaikan aktivitas bisnis dengan perubahan kebutuhan pasar sekaligus memperhatikan aspek lingkungan dalam menjalankan usahanya.

Selain sesi edukasi, kegiatan ini menjadi ruang bagi pelaku UMKM dan mahasiswa untuk bertukar pengalaman serta perspektif mengenai pengembangan usaha. Interaksi antara peserta dan berbagai pihak yang terlibat diharapkan dapat memperkaya wawasan mengenai tantangan yang dihadapi pelaku usaha serta membuka ruang untuk menggali peluang inovasi yang dapat diterapkan dalam kegiatan bisnis.

Kegiatan tersebut juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara sektor korporasi, pemerintah tingkat kelurahan, TP PKK, akademisi, mahasiswa, dan pelaku UMKM dalam mendukung pengembangan kapasitas masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan ekosistem pemberdayaan yang memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk memperoleh pengetahuan dan bertukar pengalaman.

Melalui SRC Pelatihan dan Sosialisasi UMKM, Telkom Witel Jakarta Inner terus mendorong peningkatan keterampilan, wawasan bisnis, dan pemahaman mengenai sustainability di kalangan pelaku UMKM. Edukasi mengenai Green Knowledge diharapkan dapat memberikan bekal bagi peserta untuk memahami langkah-langkah yang dapat diterapkan dalam aktivitas usaha secara lebih adaptif dan bertanggung jawab.

Dengan pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan tersebut, pelaku UMKM diharapkan dapat mengembangkan penerapan prinsip Green Knowledge sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing usaha. Upaya ini sekaligus membuka ruang bagi kolaborasi berkelanjutan antara Telkom, pemerintah kelurahan, akademisi, mahasiswa, dan komunitas UMKM dalam mendukung pengembangan usaha di masyarakat.

Wednesday, September 23, 2026

Telkom Apresiasi Kolaborasi dengan SMA PGII 1 Bandung dalam Momentum Hari Pelanggan Nasional


BANDUNG, 18 September 2026 —  Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, Telkom melakukan kunjungan ke SMA PGII 1 Bandung pada 18 September 2026. Kunjungan tersebut dihadiri oleh GM Telkom Wilayah Bandung dan diterima oleh Wakil Kepala Sekolah SMA PGII 1 Bandung. Pertemuan ini menjadi momentum bagi kedua pihak untuk mengapresiasi hubungan dan kolaborasi yang telah terjalin selama ini.

Dalam kunjungan tersebut, Telkom menyampaikan terima kasih kepada SMA PGII 1 Bandung atas kolaborasi yang telah berlangsung cukup lama. Hubungan yang terjalin antara Telkom dan pihak sekolah menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi serta membangun keberlanjutan kolaborasi di lingkungan pendidikan.

Apresiasi juga disampaikan oleh SMA PGII 1 Bandung atas perhatian yang diberikan Telkom dalam momentum Hari Pelanggan Nasional. Pihak sekolah menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bentuk penghargaan terhadap kolaborasi yang telah terjalin antara kedua pihak.

SMA PGII 1 Bandung berharap kolaborasi dengan Telkom dapat terus berkembang pada tahun-tahun berikutnya. Harapan tersebut terutama diarahkan untuk mendukung dunia pendidikan, khususnya dalam memberikan manfaat bagi lingkungan SMA PGII 1 Bandung.

Selain mendukung kebutuhan di lingkungan sekolah, SMA PGII 1 Bandung juga berharap pemanfaatan teknologi dari Telkom dapat memberikan kebermanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat. Harapan tersebut mencakup kontribusi teknologi dalam mendukung kebutuhan masyarakat dan umat.

Keberlanjutan kolaborasi antara perusahaan dan institusi pendidikan menjadi salah satu ruang yang dapat mendukung pemanfaatan teknologi dalam lingkungan pendidikan. Dalam konteks hubungan Telkom dan SMA PGII 1 Bandung, kolaborasi yang telah berlangsung menjadi landasan bagi kedua pihak untuk terus menjaga komunikasi dan membuka peluang pengembangan kerja sama.

Kunjungan dalam rangka Hari Pelanggan Nasional ini juga menjadi kesempatan bagi Telkom dan SMA PGII 1 Bandung untuk mempererat hubungan yang telah terbangun. Kedua pihak sama-sama menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah berjalan serta harapan agar hubungan tersebut dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Ke depan, SMA PGII 1 Bandung berharap kolaborasi dengan Telkom dapat terus berkembang dan memberikan dukungan bagi dunia pendidikan. Bentuk kerja sama atau agenda lanjutan antara Telkom dan SMA PGII 1 Bandung